Manfaat Jamu Tradisional untuk Kesehatan dan Kecantikan, Wajib Tahu!

Ada yang tak kenal jamu? Jamu adalah sebutan obat tradisional dari Indonesia. Meskipun tidak/ belum terserang penyakit, konsumsi jamu tetap dianjurkan guna menajaga kesehatan agar stabil.

Si keruh pahit ini biasanya dibuat dari bahan-bahan alami seperti, tumbuhan rimpang (akar-akaran), kulit batang, daun-daunan, buah, maupun bunga dari berbagai tanaman. Ada juga jamu yang diolah dari beberapa bagian tubuh hewan seperti empedu ular, empedu kambing, tangkur buaya, dll. Seringkali kuning telur ayam kampung juga digunakan sebagai campuran jamu. Resep jamu biasanya berasal dari turun temurun, berdasarkan resep nenk moyang, adat-istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan setempat.

Jamu bisa diramu dalam bentuk, serbuk yang bisa dinikmati dengan diseduh, pil, maupun kapsul yang bisa disimpan dan digunakan dalam jangka waktu panjang.

Seperti yang telah diketahui, jamu identik dengan rasa pahitnya yang dominan, sehingga dalam penyajiannya seringkali ditambahkan dengan madu sebagai pemanis. Ada pula yang ditambah dengan anggur yang juga sebagai pengurang rasa pahit, tapi selain itu anggur juga berfungsi untuk menghangatkan tubuh.

Inilah Manfaat Jamu Tradisional Indonesia untuk Kesehatan dan Kecantikan

Beragam memang resep jamu tradisional khas Indonesia. Nah, dibalik rasa pahitnya jamu menyimpan khasiat yang sangat luar biasa. Tak hanya untuk kesehatan, kecantikan pun ada. Konon kecantikan alami kaum wanita zaman dulu tidak lepas dari peranan jamu tradisional. Jadi tak heran jika sampai sekarang jamu masih dimanati banyak orang dari semua kalangan. Berdasarkan artikelĀ  TaniMuda beberapa manfaat jamu dapat kami jabarkan sebagai berikut:

  1. Jamu Gepyokan untuk menghilangkan bau badan

Masalah bau badan memang sulit dihindari dari kehidupan, terutama mereka yang aktif dan memiliki berbagai aktifitas harian. Untuk mengatasi bau badan dari luar biasanya deodoran yang memegang perananannya, tapi alangkah baiknya jika juga didukung dengan mengatasinya dari dalam. Caranya yaitu teratur mengkonsumi jamu gepyokan.

Gepyokan berasal dari bahasa Jawa yang berarti dipukul-pukul. Jamu gepyokan dibuat dengan bahan-bahan berasal dari rempah-rempah dapur. Bahan-bahannya antara lain, kencur, kunyit, jahe, lengkuas, temulawak, bangle, lempuyang, daun katu, temu giring dan gula jawa.

Cara mengolahnya:

  • Kecuali gula jawa, kupas dan cuci bersih semua bahan tersebut.
  • Iris-iris untuk mempermudah proses penumbukan
  • Sebaiknya pada saat proses menumbuk atau meng-geprek, jangan sampai tekstur ramuan halus. Tumbuk kasar saja.
  • Tambahkan sedikit air, lalu peras menggunakan kain tipis. Jika mau, bisa menambahkan sedikit gula untuk menambah cita rasa.
  • Jamu gepyokan siap dikonsumsi.

Jika rutin meminum jamu gepyokan, tak hanya bau badan tak sedap yang dapat diatasi, tapi juga meningkatkan jumlah produksi ASI dan memberikan efek dingin pada perut.

 

  1. Jamu Beras Kencur

Jamu beras kencur terbilang banyak peminatnya. Sesuai namanya, bahan utama pembuatannya adalah beras dan kencur. Namun ada beberapa jenis tanaman herbal lain yang juga dicampurkan, seperti rimpang jahe, asam, gula merah, gula putih, kunyit, biji kapulaga, jeruk nipis, garam dapur, kayu keningar dan biji kedawung.

Jamu beras kencur sering dijumpai di penjual jamu gendong. Tapi, jika Anda ingin membuatnya sendiri, berikut adalah caranya.

  • Sangrai beras lalu tumbuk hingga halus, bahan-bahan lainnya juga ditumbuk.
  • Setelah halus, campurkan ramuan tadi dengan beras yang sebelumnya sudah ditumbuk terlebih dahulu.
  • Tambahkan sejumlah air mendidih. Selanjutnya adalah proses penyaringan untuk mengambil sari dari ramuan tersebut.
  • Finish! Jamu beras kencur siap dinikmati langsung atau dikemas dalam botol.

 

Khasiat jamu beras kencur untuk kesehatan antara lain:

  1. Memberikan efek bugar bagi tubuh.
  2. Menambah nafsu makan, terutama bagi anak-anak
  3. Meringankan gangguan batuk
  4. Menghilangkan pegal-pegal dan linu
  5. Menyembuhkan perut kembung

Khasiat jamu beras kencur untuk kecantikan antara lain:

  1. Mengatasi jerawat pada wajah, sering minum jamu beas kencur akan menekan dari dalam agar jerawat tidak mudah muncul. Nah, anak remaja bagus rutin minum jamu satu ini.
  2. Selain dimunum, jamu beras kencur juga bisa digunakan sebagai masker untuk mencerahkan kulit dan menghilangkan noda bekas jerawat.
  3. Membentuk pinggang langsing, untuk memperolehnya harus diimbangi dengan pola makan yang benar juga olahraga rutin.

Jamu beras kencur baik dikonsumsi minimal 2 kali seminggu.

 

  1. Jamu Temulawak

Jamu temulawak juga jamu yang biasanya paling banyak dicari. Manfaat jamu tradisional satu ini banyak macamnya. Mulai dari menghilangkan gejela masuk angin, menyembuhkan sakit kepala, membantu produksi cairan empedu, mencegah hepatitis dan mengobati jerawat. Secara umum, jamu temulawak berfungsi melakukan detoksifikasi alami sehingga mampu mampu menghilangkan racun yang memicu terbentuknya darah kotor.

Untuk membuat sendiri jamu temulawak, berikut bahan yang harus Anda siapkan dan cara membuatnya.

Bahan: temulawak, jintan, asam jawa, kencur, daun pandan dan gula aren.

Proses membuat:

  • Iris tipis temulawak dan kencur, lalu sangarai ebentar tanpa minyak.
  • Campurkan hasil sangrai bersama jintan, asam jawa dan sedikit air untuk dihaluskan.
  • Rebus daun pandan dan gula aren hingga mendidih, lalu campurkan hasil rebusan dengan bahan-bahan yang sudah dihaluskan tadi.
  • Saring, jamu temulawak siap diminum.

Konsumsi jamu temulawak paling tidak 1 minggu sekali.

Itulah manfaat jamu tradisional untuk kesehatan dan kecantikan. Perlu diingat dan wajib dipatuhi, bahwa mengkonsumsi jamu juga tidak boleh berlebihan agar aman alias tidak menimbulkan efek samping.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *