Cara Budidaya yang Baik untuk Tanaman Pangan

Pembudidayaan tanaman baik itu tanaman hias maupun tanaman pangan, kini mulai dilirik oleh para pegiat agribisnis. Nyatanya, dalam bidang ini cukup menguntungkan dan tidak memerlukan budget berlebih. Cara kerjanya pun fleksibel namun hasil yang didapat cukup menjanjikan.

Karena itulah, kini banyak sekali yang melirik agribisnis sebagai lahan rupiah. Sebab sampai kapanpun manusia membutuhkan sumber pangan dan ini menjadi peluang usaha bagi anda yang jenuh dengan suasana kantor dan kesemrawutan kota.

Hanya saja untuk anda yang tidak memiliki basik pertanian, perlu banyak belajar mengenai apa itu tanaman hias dan pangan, seperti apa tanah yang cocok untuk media tanam, pupuk apa yang baik untuk tanaman dan tentu saja bagaimana cara pembudidayaan tanaman-tananan tersebut. Contoh dari tanaman pangan ini yaitu padi dan gandum, tapi bisa juga buah-buahan juga masuk kedalam tanaman seperti halnya buah melon, buah semangka, maupun buah yang lainnya.

Untuk tanaman hias, mungkin anda sudah tidak asing mengenai pembudidayaannya. Tanaman hias umumnya cukup di tanam pada pot-pot ataupun pada pekarangan rumah. Sedangkan untuk tanaman pangan, harus memiliki pemahaman lebih baik dari waktu tanam hingga pemilihan bibit. Anda memerlukan beberapa tips cara budidaya yang baik untuk tanaman pangan seperti berikut ini:

  1. Cuaca atau Musim Tanam

Tentu saja hal yang perlu anda perhatikan ialah cuaca dan musim tanam. Sebab ketika anda hendak menanam padi misalnya, dan ketika itu musim sedang kemarau, maka sudah dapat dipastikan tanaman anda akan gagal panen karena kekeringan.

  1. Pemilihan Bibit

Pemilihan bibit menjadi hal utama yang harus anda perhatikan ketika ingin membudidayakan suatu komoditi. Sebab bibit yang bagus berpeluang besar menghasilkan panen yang bagus pula. Maka sebelum anda mulai mengolah lahan anda, ada baiknya abda mencari bibit dengan kualitas yang bagus.

  1. Siapkan Lahan

Untuk anda yang hendak menanam singkong, jagung, kacang dan sebagainya, maka yang perlu anda siapkan ialah lahan yang luas. Untuk membudidayakan tanaman tersebut, hal pertama yang harus dilakukan ialah membuka lahan, kemudian mencangkulnya dan membaurkan pupuk terlebih dahulu agar tanah menjsdi gembur dan siap tanam.

Sedangkan bagi anda yang ingin menanam padi sebagai komoditi pangan pokok, tentu saja yang perlu anda siapkan ialah ladang dengan pengairan yang baik dan cukup. Pengawasan yang baik juga diperlukan, sehingga ketika cuaca sedang panas tak mengering, dan ketika hujan turun dengan deras ladang padi anda tak tergenang

  1. Pemilihan Pupuk

Tananan tidak dapat tunbuh subur tanpa bantuan pupuk. Saat ini banyak sekali jenis pupuk yang tersedia di pasaran. Namun sebenarnya pupuk alami dari kotoran hewan dan fermentasi daun juga cukup bagus untuk tanaman. Nah, sebaiknya gunakanlah pupuk organik maupun kimia secukupnya saja. Karena jika terlalu banyak menggunakan pupuk, tanaman anda akan busuk.

  1. Perawatan tumbuhan terhadap gangguan gulma dan hama

Seperti halnya makhluk hidup lainnya, tanaman juga memerlukan ketelatenan dalam hal perawatan. Sebab, ketika anda tidak rutin merawat lahan pertanian anda, maka sangat rawan akan serangan hama dan gulma. Adapun untuk tanaman seperti singkong, jagung dan kacang-kacangan, anda hanya perlu rutin membersihkan rumput-rumput liar di sekitar tanaman.

Namun yang sedikit rumit adalah pada tanaman padi. Ketika baru ditanam, anda perlu berhati-hati pada hama keong yang memakan bibit padi. Kemudian ketika padi mulai timbuh, anda harus rutin membersihkan rerumputan liar yang mulai tumbuh dan yang terpenting ketika padi mulai tumbuh ialah, hama tikus dan burung.

Anda harus mengantisipasi beberapa hal tersebut dan rutin merawat lahan anda. Ketika masa panen telah usai, maka anda harus segera membersihkan sisa-sisa tanaman anda dan menggantinya dengan bibit baru. Dengan itu anda bisa memanfaatkan lahan anda untuk tanaman pangan lain.

Add a Comment