Budidaya Nangka Madu

Nangka adalah salah satu jenis buah yang memiliki nama latin Artocarpus heterophyllus dengan famili Moraceae dan genus Artocarpus. Tumbuhan atau pohon nangka memiliki ciri khas getah putih yang akan keluar apabila dilukai dan terkadang getahnya ada di buah. Pohon nangka dapat tumbuh besar hingga mencapai ketinggian tiga puluh meter jauhnya.

Bagi warga lokal kota Yogyakarta, buah nangka muda adalah bahan dasar pembuatan makanan khas Jogja yaitu gudeg. Buah nangka muda diolah dengan beberapa bumbu lainnya hingga menghasilkan warna yang coklat dengan cita rasa yang manis. Tak hanya itu saja, buah nangka memiliki fungsi yang lain seperti untuk pengharum es krim.

Tidak hanya buahnya saja yang dapat dikonsumsi, biji nangka juga kerap dimanfaatkan oleh beberapa kalangan masyarakat. Biji nangka direbus dengan air hingga strukturnya melunak lalu dimakan sebagai tambahan sumber karbohidrat bagi tubuh. Selain itu biji nangka dapat diolah pula dengan cara digoreng lalu disantap apabila dirasa sudah mencapai tingkat kematangan yang pas.

Daun pohon nangka dapat dijadikan pakan ternak seperti pakan sapi dan kambing serta sebagai pakan ternak hewan lainnya. Tak berhenti sampai di daunnya saja, batang pohon nangka pun dapat digunakan sebagai bahan pembuat kursi dan meja. Serat atau getah yang ada di sekujur tubuhnya dapat diambil lalu difungsikan sebagai jerat menangkap burung dan bahan menambal.

Salah satu jenis buah nangka yang paling digemari yaitu nangka madu karena buahnya yang besar dengan aroma yang kuat. Bila Anda tertarik, cara budidaya nangka madu, yaitu:

  1. Persiapan bibit

Benih atau bibit yang wajib Anda pilih sebelum menanam nangka madu yaitu bibit dengan kualitas yang baik. Hal ini beralasan karena bibit yang baik bila dirawat dengan cara yang benar akan menghasilkan tumbuhan baru yang baik pula. Benih atau bibit nangka madu dapat Anda dapatkan dari hasil cangkokan dan dapat pula dibeli di toko-toko yang menyediakan bibit.

  1. Persiapan media dan lahan tanam

Media tanam yang digunakan untuk menanam nangka madu yaitu campuran tanah subur, pasir dan pupuk dengan perbandingan seimbang. Apabila tidak berminat menggunakan pasir juga tidak dipermasalahkan karena media tanam utama yaitu tanah dan pupuk. Pupuk yang sebaiknya dipakai yaitu pupuk organik supaya pohon yang akan tumbuh terhindar dari bahan kimia.

Kemudian siapkan lahan yang akan digunakan untuk menanam bibit nangka madu yang telah disiapkan pada langkah sebelumnya. Pastikan lahan yang disiapkan memiliki luas yang cukup atau memadai untuk pohon nangka madu tumbuh dan berkembang. Pohon nangka madu dapat tumbuh dengan diameter batang mencapai datu meter luasnya sehingga perlu lahan yang luas.

  1. Proses penanaman

Langkah pertama pada proses penanaman yaitu buatlah lobang dengan kedalaman yang disesuaikan dengan besar bibit yang telah disiapkan. Kemudian masukkan bibit ke dalam lobang lalu tutup lobang dengan tanah galian dan padatkan agar bibit tumbuh kuat. Setelah proses ini selesai, Anda hanya perlu melakukan proses perawatan agar pohon dapat berbuah lebat.

  1. Proses pemeliharaan

Hal yang harus Anda perhatikan saat membudidayakan nangka madu yaitu pemberian pupuk dan jadwal penyiraman serta pembasmian hama. Pemberian pupuk dapat Anda lakukan dalam jangka waktu sebulan sekali atau tiga bulan sekali dengan pupuk organik. Sedangkan jadwal penyiraman dilakukan secara rutin yaitu pagi dan sore hari serta lakukan pembasmian hama.

Ditulis oleh Gladie Anggriawan dengan penuh cinta dan harapan, dapat melanjutkan membaca artikel sebelumnya yang ditulis dengan harapan yang sama yaitu; Cara Menanam Bawang Putih

Add a Comment